Laman

Sabtu, 23 Mei 2020

Menjerit Menahan Sesak di Dalam Dada

Selali berulang kali hati dan jiwa ini tak terima jika ada saja kesalahan yang di lakukan oleh nya, menurutku

aki seperti menjaga lilin yang lama kelamaan akan habis, tetapi di saat aku mulai menjaga dengan sepenuh hati melindunginya dan memprioritaskan nya kenapa seperti tak ada kesamaan, padahal sering kali diingatkan untuk tak bertindak yang tak sesuai dengan keinginan saya, hanya saja seolah tak ada anggapnya

terlontarlah kata kasar ini mengepul di rongga dada yang tertahan sesak, 
Ya Allah, aku sangat menyayangi beliau, aku takkan pernah tahu kapan cobaan ini akan berakhir, walaupun perlakuan nya padaku kadang enak namun banyak pahit yang aku telan selama remaja dan seusia pernikahanku 

tetap aku kuat-kuat saja ya Rabb
karena aku pasti mampu melaluinya, melalui semua nya, aku rasa tak ada orang yang sesabar seperti aku ya Robb...

mohon beri aku kebahagiaan, untuk aku suamiku dan anak-anakku kelak, dan jauhkan tabiat kejelekkan yang sudah kualami dimasa remajaku agar aku bisa kuat menghadapi semuanya tanpa menahan terus-terusan sesak di dada

Engkau maha tahu ya rabb, aku sampai saat ini tertekan dengan perilaku beliau kepadaku, di saat timbul prilaku jelek yang beliau alami seisi rumah pun jadi korban nya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar